KARLINA SUPELLI PDF

Sandi tertunduk lesu n malu.. Eggi serukan People Power yg digagas Amien Rais. Lalu Fadli Zon bilang, Percuma! Itukah Demokrasi Kita? Di batas paling jauh dari yang kita bisa raih, di tempat hal-hal tidak bisa diselesaikan lagi dengan berpikir, di situlah ada tahap iman. Ia harus meninggalkan seluruh cita-citanya ketika keberhasilan tinggal selangkah.

Author:Sharisar Bazil
Country:Armenia
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):7 April 2010
Pages:440
PDF File Size:7.16 Mb
ePub File Size:13.35 Mb
ISBN:831-7-87018-919-5
Downloads:3010
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kagasho



Ia merupakan putri ke pasangan Supelli dan Margaretha. Karlina punya kepribadian yang cenderung soliter. Hal itu disebabkan oleh lingkungan masa kecilnya. Ibunya adalah seorang berkebangsaan Belanda yang dalam kesehariannya kurang suka bergaul dan lebih memilih berada di rumah untuk membaca buku.

Sedangkan ayah adalah orang sunda asli. Ketika pecah konfrontasi RI-Belanda dalam soal Papua Barat, posisinya sebagai anak keturunan dirasa kurang menguntungkan. Ketika sedang belajar sejarah di sekolah, ia dikatakan sebagai orang yang ketinggalan kapal saat kaum pengungsi Belanda pulang ke negaranya. Walaupun kata-kata itu dimaksudkan sebagai canda semata, namun Lina sempat merasa kalau asal-usulnya dipertanyakan. Ia merasa tidak punya akar budaya.

Jika ia pergi ke Belanda, ia disebut orang indo karena ayahnya orang Indonesia, sedangkan jika di Indonesia dia disebut penjajah. Namun belakangan, Karlina mendalami filsafat. Sedangkan gelar doktor filsafat dirampungkannya di UI tahun Menurut Karlina, awal mula perkenalannya dengan dunia filsafat cukup unik.

Semula ia tidak berminat sama sekali pada filsafat. Suatu hari, Ninok Leksono Dermawan, sang suami yang berprofesi sebagai wartawan senior di harian Kompas, tidak bisa masuk kuliah.

Kala itu suaminya sedang menempuh pendidikan untuk meraih gelar doktor di UI dan kebetulan juga satu mata kuliah dengan Lina. Sebagai istri, Lina menawarkan untuk menggantikannya mengikuti kuliah filsafat dengan dosen Toetie Herawati. Setelah kejadian itu, Lina merasa filsafat adalah ilmu yang menarik untuk ditekuni lebih lanjut. Sebelum masuk Filsafat, Karlina tertarik pada Kosmologi. Selama penelitian, ia menemukan pertanyaan-pertanyaan yang sangat mendasar namun tidak bisa terjawab melalui data-data empiris.

Ketika mempelajari Filsafat, Karlina mengaku bisa menemukan titik terang dari pertanyaan-pertanyaan tersebut. Pada tahun , akhirnya Karlina memutuskan ikut kuliah program master filsafat UI. Ketika ia meneruskan program doktor filsafat, Karlina menemukan hubungan antara semua ilmu yang dikuasainya. Karlina menarik kesimpulan bahwa apa yang dianggap sebagai kebenaran ilmiah dalam kosmologi, sebenarnya hanya konstruksi benak manusia dan selalu berubah. Karlina suka berorganisasi. Saat reformasi terjadi, ia mendadak menjadi sorotan media karena berdiri di bundaran HI sambil memprotes soal harga susu bersama para ibu dan aktivis perempuan lainnya dalam aksi Suara Ibu Peduli SIP.

Akibatnya, ibu dua anak ini harus bermalam di Polda selama 23 jam. Ia pun wakil pemimpin redaksi wapemred media Jurnal Perempuan. Aksi Lina dalam bidang kemanusiaan tak berhenti di situ. Ia menyikapi kepemimpinan SBY yang dinilai kurang kuat dalam membangun ketertiban hukum.

Dalam aksi itu, para tokoh juga menandatangani sebuah surat seruan terhadap Penyelamatan Bangsa dan dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi KPK untuk mengusut tuntas kasus korupsi yang melibatkan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M. Tokoh Lainnya.

ANTIDEPRESIVOS TRICICLICOS Y TETRACICLICOS PDF

Karlina Rohima Supelli Leksono

The lecturer at the Driyakarya School of Philosophy in Jakarta said that despite rarely updating her Facebook account, she cannot quit social media because she teaches the philosophy of technology, which requires her to monitor what is happening on social media. She said what concerned her most was online bullying on social media, which puts children at risk of being victimized. Karlina is not only a noted thinker on philosophy, but also the first Indonesian female astronomer and a human-rights activist. She has taken to the streets to defend the rights of victims of the May riots and was once arrested and interrogated for 23 hours for holding a peaceful rally to promote justice at the Hotel Indonesia traffic circle. Born 59 years ago in Jakarta, she said she has experienced life under the authoritarian New Order regime and in the Reform era, which gave people the freedom to speak. Karlina said prior to the era of smartphones and before people knew what they could do with the internet and social media, people were mostly engaged in face-to-face interaction, so they would think first before throwing out comments to their counterparts.

GEOMETRIA FIBONACCIEGO PDF

Karlina Supelli

This article includes a list of references , but its sources remain unclear because it has insufficient inline citations. Please help to improve this article by introducing more precise citations. April Learn how and when to remove this template message Supelli speaking at the International Conference on Feminism, Karlina Leksono Supelli born 15 January in Jakarta is an Indonesian philosopher and astronomer. Under the leadership of Karlina Supelli, in February a group of concerned mothers held a demonstration in front of the HI Hotel Indonesia.

ERRORES REFRACTIVOS PDF

Karlina Leksono Supelli

.

COURS DE FAISCEAUX HERTZIENS PDF

.

Related Articles