HASTA BRATA PDF

Oleh karena itulah beliau harus memuja Asta Brata untuk mewujudkan kepemimpinan yang makmur untuk rakyat Tim Penyusun, Semua raja harus memuja Asta Brata ini. Karena Asta Brata ini merupakan delapan landasan sikap mental bagi seorang pemimpin. Adapun delapan bagian Asta Brata tersebut adalah : 1. Dengan demikian seorang pemimpin berasal dari rakyat harus kembali mengabdi untuk rakyat.

Author:Douzuru Kizilkree
Country:Colombia
Language:English (Spanish)
Genre:Sex
Published (Last):13 September 2011
Pages:88
PDF File Size:13.37 Mb
ePub File Size:12.39 Mb
ISBN:914-1-68536-159-7
Downloads:53114
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Vubei



Dari keempat ajaran tersebut, Hasta Brata merupakan yang relatif paling lengkap dan sangat ideal sehingga menarik untuk dikaji menggunakan pendekatan konteks kekinian kontemporer.

Konon, ajaran hasthabrata tersebut selalu dipedomani untuk dijadikan fatwa terhadap putra mahkota yang akan dinobatkan menjadi raja-raja Jawa. Dalam beberapa literatur juga disebutkan bahwa delapan sifat alam ini mewakili simbol kearifan dan kebesaran Sang Pencipta, yaitu; sifat Bumi, sifat Matahari, sifat Bulan, sifat Samudra, sifat Bintang, sifat Angin, sifat Api, dan sifat Air. Bumi diibaratkan sebagai ibu pertiwi.

Sebagai ibu pertiwi, bumi memiliki peran sebagai ibu, yang memiliki sifat keibuan, yang harus memelihara dan menjadi pengasuh, pemomong, dan pengayom bagi makhluk yang hidup di bumi. Implementasinya adalah kalau sanggup menjadi pemimpin harus mampu mengayomi dan melindungi anak buahnya.

Implementasinya bagi pemimpin ialah pemimpin dalam memperlakukan anak buahnya harus dilandasi oleh aspek-aspek sosio-emosional. Pemimpin harus memperhatikan harkat dan mertabat pengikutnya sebagai sesama. Terhadap pengikutnya harus menghormati sebagai sesama manusia. Bintang dapat menggambarkan dambaan cita-cita, tumpuan harapan, sumber inspirasi.

Seorang pemimpin harus memiliki cita-cita yang tinggi, berpandangan jauh kedepan, pemberi arah, sumber inspirasi, dan tumpuan harapan. Seorang pemimpin harus mempunyai kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan siapapun termasuk pengikutnya adaptif. Air selalu mengalir ke bawah, artinya pemimpin harus memperhatikan potensi, kebutuhan dan kepentingan pengikutnya, bukan mengikuti kebutuhan atasannya.

Secara alami angin memiliki sifat menyejukkan, angin membuat segar bagi orang yang kepanasan. Angin sifatnya sangat lembut. Seorang pemimpin harus bisa membuat suasana kepemimpinan sejuk, harmonis, dan menyegarkan. Secara alami, api memiliki sifat panas, dan dapat membakar. Seorang pemimpim memiliki sifat pembakar semangat, pengobar semangat, dan memiliki peran sebagai motivator dan inovator bagi pengikutnya. Pemimpin harus memiliki wawasan yang luas dan dalam, seluas dan sedalam samudra.

Samudra juga bersifat menampung seluruh air dan benda-benda yang mengalir kearah laut. Seorang pemimpin harus memiliki sifat menampung semua kebutuhan, kepentingan, dan isi hati dari pengikutnya, serta pemimpin harus bersifat aspiratif.

Dalam teori kepemimpinan yang lain ada beberapa filsafat lagi yang banyak dipakai, agar setiap pemimpin Khususnya dari Jawa memiliki sikap yang tenang dan wibawa agar masyarakatnya dapat hidup tenang dalam menjalankan aktifitasnya seperti falsafah: Ojo gumunan, ojo kagetan lan ojo dumeh. Maksudnya, sebagai pemimpin janganlah terlalu terheran-heran gumun terhadap sesuatu yang baru walau sebenarnya amat sangat heran , tidak menunjukkan sikap kaget jika ada hal-hal diluar dugaan dan tidak boleh sombong dumeh dan aji mumpung sewaktu menjadi seorang pemimpin.

Intinya falsafah ini mengajarkan tentang menjaga sikap dan emosi bagi semua orang terutama seorang pemimpin. Sebagai rakyat kita harus bijak dalam meilih pemimpin, jangan mudah terkena rayuan gombal dan kesirep janji-janji palsu yang tidak jelas tahapan pencapaian, sekedar konsep indah didengar orasi tapi tumpul dalam program aksi atau kesungguhanya.

Dalam ajaran Islam Pemimpin harus adil, jujur, amanah, fatonah. Dibuktikan dia mencintai dan dicintai rakyatnya, mengayomi serta sangat empati. Juga sebagai Pemimpin, itupun hajekatnya sebagai ladang amal shaleh dengan, jika memenuhi 4 syarat: 1. Goal, tujuan ahir yang baik, 3. Toriqah, cara yang sejalan, sesuai syariah, 4. Al Muhajadah, sungguh-sungguh dan istiqomah.

Semoga bermanfaat da menambah wawasan untuk anda semua.

ERIC HALL RADIOBIOLOGY FOR THE RADIOLOGIST PDF

Pengertian Asta Brata dan Bagian Bagianya

Dari keempat ajaran tersebut, Hasta Brata merupakan yang relatif paling lengkap dan sangat ideal sehingga menarik untuk dikaji menggunakan pendekatan konteks kekinian kontemporer. Konon, ajaran hasthabrata tersebut selalu dipedomani untuk dijadikan fatwa terhadap putra mahkota yang akan dinobatkan menjadi raja-raja Jawa. Dalam beberapa literatur juga disebutkan bahwa delapan sifat alam ini mewakili simbol kearifan dan kebesaran Sang Pencipta, yaitu; sifat Bumi, sifat Matahari, sifat Bulan, sifat Samudra, sifat Bintang, sifat Angin, sifat Api, dan sifat Air. Bumi diibaratkan sebagai ibu pertiwi. Sebagai ibu pertiwi, bumi memiliki peran sebagai ibu, yang memiliki sifat keibuan, yang harus memelihara dan menjadi pengasuh, pemomong, dan pengayom bagi makhluk yang hidup di bumi. Implementasinya adalah kalau sanggup menjadi pemimpin harus mampu mengayomi dan melindungi anak buahnya.

ACHY BREAKY HEART SHEET MUSIC PDF

Ilmu Hasta Brata: Refleksi Model Kepemimpinan Jawa Sebagai Solusi Tantangan Zaman

Lihat foto Dalam khasanah budaya Jawa kuno, sedikitnya ada empat ajaran filsafat kepemimpinan. Dari keempat ajaran tersebut, Hasta Brata merupakan yang relatif paling lengkap dan sangat ideal sehingga menarik untuk dikaji menggunakan pendekatan konteks kekinian kontemporer. Ilmu Hasta Brata tergolong ajaran yang sangat tua, mulai diperkenalkan melalui lakon pewayangan Wahyu Makutharama. Hasta Brata adalah ilmu tentang delapan hasta sifat alam yang agung. Pemimpin yang menguasai ilmu Hasta Brata ini akan mampu melakukan internalisasi diri pengejawantnhan kedalam delapan sifat agung tersebut.

Related Articles