CONTOH QCC PDF

Pembentukan GKM ini harus mendapatkan persetujuan dari pihak manajemen dan melaporkan tujuan GKM serta rencana tindakan pemecahan masalah yang akan diterapkan kepada Manajemen perusahaan. Keputusan dan penerapan rencana tindakan pemecahan masalah tersebut harus mendapatkan persetujuan dan dukungan penuh dari Pihak Manajemen. Sedangkan tugas Pimpinan Tim Team Leader adalah memimpin GKM secara aktif, bertanggung jawab penuh terhadap kegiatan GKM, Mendorong anggota untuk berperan aktif, menjadwalkan dan mengelola jalannya pertemuan serta bersama dengan Fasilitator memberikan pelatihan kepada anggota GKM. Tujuan utama dari Quality Control Circle atau Gugus Kendali Mutu ini adalah untuk membahas permasalahan yang terjadi di perusahaan dan memberikan rekomendasi solusi-solusi terhadap pemecahan masalah tersebut kepada pihak Manajemen.

Author:Mooguzuru Shakree
Country:Mexico
Language:English (Spanish)
Genre:Career
Published (Last):10 November 2014
Pages:256
PDF File Size:10.41 Mb
ePub File Size:12.56 Mb
ISBN:127-5-94007-939-6
Downloads:65955
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Akinogor



QC Seven Tools Berikut ini adalah penjelasan singkat dari ketujuh alat pengendalian kualitas tersebut. Check Sheet Lembar Periksa Check Sheet atau Lembar Periksa merupakan tools yang sering dipakai dalam Industri Manufakturing untuk pengambilan data di proses produksi yang kemudian diolah menjadi informasi dan hasil yang bermanfaat dalam pengambilan keputusan.

Contoh Check Sheet : 2. Pareto Diagram Pareto adalah grafik batang yang menunjukkan masalah berdasarkan urutan banyaknya jumlah kejadian. Urutannya mulai dari jumlah permasalahan yang paling banyak terjadi hingga pada permasalahan yang frekuensi terjadinya paling sedikit.

Dalam Grafik, ditunjukkan dengan batang grafik tertinggi paling kiri hingga grafik terendah paling kanan. Contoh Pareto Diagram : 3. Cause and Effect Diagram Fishbone Diagram Cause and Effect Diagram adalah alat QC yang dipergunakan untuk meng-identifikasikan dan menunjukkan hubungan antara sebab dan akibat agar dapat menemukan akar penyebab dari suatu permasalahan.

Cause and Effect Diagram dipergunakan untuk menunjukkan Faktor-faktor penyebab dan akibat kualitas yang disebabkan oleh Faktor-faktor penyebab tersebut. Contoh Cause and Effect Diagram : 4. Histogram Histogram merupakan tampilan bentuk grafis untuk menunjukkan distribusi data secara visual atau seberapa sering suatu nilai yang berbeda itu terjadi dalam suatu kumpulan data.

Manfaat dari penggunaan Histogram adalah untuk memberikan informasi mengenai variasi dalam proses dan membantu manajemen dalam membuat keputusan dalam upaya peningkatan proses yang berkesimbungan Continous Process Improvement.

Contoh Histogram : 5. Contoh Control Chart : 6. Scatter Diagram Diagram Tebar Scatter Diagram adalah alat yang berfungsi untuk melakukan pengujian terhadap seberapa kuatnya hubungan antara 2 variabel serta menentukan jenis hubungannya. Hubungan tersebut dapat berupa hubungan Positif, hubungan Negatif ataupun tidak ada hubungan sama sekali. Bentuk dari Scatter Diagram adalah gambaran grafis yang terdiri dari sekumpulan titik-titik dari nilai sepasang variabel Variabel X dan Variabel Y.

Contoh Scatter Diagram : 7. Stratification Stratifikasi Yang dimaksud dengan Stratifikasi dalam Manajemen Mutu adalah Pembagian dan Pengelompokan data ke kategori-kategori yang lebih kecil dan mempunyai karakteristik yang sama.

Tujuan dari penggunaan Stratifikasi ini adalah untuk mengidentifikasikan faktor-faktor penyebab pada suatu permasalahan. Contoh Stratification :.

CARTEA NUNTII PDF

Contoh Makalah QCC , SS , 5R

Mutu didasarkan pada pengalaman aktual pelanggan terhadap produk atau jasa, diukur berdasarakan persyaratan pelanggan tersebut dan selalu mewakili sasaran yang bergerak dalam pasar yang penuh persaingan Feigenbaum, Menurut Feigenbaum ,p7 mutu produk atau jasa diartikan sebagai keseluruhan gabungan karakteristik produk dan jasa dari pemasaran, rekayasa, pembuatan dan pemeliharaan yang membuat produk atau jasa digunakan memenuhi harapan — harapan pelanggan. Sedangkan menurut Feigenbaum , p5 pengendalian mutu terpadu adalah suatu sistem yang efektif untuk memadukan pengembangan mutu, pemeliharaan mutu dan upaya perbaikan mutu berbagai kelompok dalam sebuah organisasi agar pemasaran, kerkayasaan, produksi dan jasa dapat berada pada tingkatan yang paling ekonomis agar pelanggan mendapatkan kepuasan penuh. Seluruh sumber daya manusia yang turut serta dalam proses produksi mengerti dan memahami arti TQC dan mau melakukannya dalam proses produksi atau pekerjaan lain yang berkaitan. TQC sebagai totalitas pengendalian terhadap mutu produk, secara bertahap merupakan rangakaian suatu proses produksi yang menjadi tanggung jawab masing —masing kelompok kecil dalam suatu rangkaian yang terpadu dari Gugus Kendali Mutu atau Quality Control Circle yang bekerja dalam satuan tim atau kelompok. Seluruh mata rantai dan sistem tersebut dapat bekerja dan efisien baik disebabkan karena latar belakang pendidikan dan latihan yang baik maupun sasaran produksi yang baik menyangkut segi teknologi, penglaman, kerja karyawan serta adanya sikap mental yang positif dari karyawan.

DESCARGAR LIBRO LADY GAGA X TERRY RICHARDSON PDF

CONTOH PRESENTASI QCC KEREN ABISS

Ini merepresentasikan besarnya para pekerja kantoran yang potensial untuk membuat perubahan yang signifikan terhadap kecepatan pelayanannya, mutu pelayanan dan kegiatan-kegiatan improvement untuk menurunkan biaya operasional, semuanya yang dapat memberikan manfaat bagi organisasi perusahaan Anda yang unggul dalam persaingan. Bagaimanapun juga semua orang dapat memerangi pemborosan. Sasaran akhirnya adalah eliminasi menyeluruh terhadap pemborosan. Terminologi dari Mr. Suatu kegiatan dimana Pelanggan tidak mau membayar walaupun itu sudah tercakup di dalam biaya secara keseluruhan.

APCOB MANAGER EXAM PREVIOUS PAPERS PDF

Contoh Improvement QCC (Quality Control Circle)

Ketua gugus kendali mutu Ketua gugus umumnya juga merangkap sebagai supervisor dalam organisasi, karena mereka telah mampu menjabat sebagai pemimpin dalam tugas sehari-hari. Fasilitator Fasilitator bertanggung jawab untuk melakukan koordinasi dan mengarahkan aktivitas gugus kendali mutu dalam organisasi. Biasanya gugus kendali mutu diadakan sekali dalam satu minggu selama satu jam, namun ada kalanya diadakan sekali selama satu sampai dua jam. Biasanya pada gugus pertama dalam oragnisasi, supervisior merupakan juga ketua dari gugus tersebut dan bila semua anggota sudah dapat berdiri sendiri, maka jabatan ketua dapat diserahkan kepada salah satu anggota. Menentukan tema atau permasalahan yang akan dipecahkan. Analisa persoalan. Partisipasi dalam presentasi manajemen.

Related Articles